MUSEUM NEGERI ACEH

museum negeri aceh head

Sejarah Museum Negeri Aceh

Museum Aceh didirikan pada masa pemerintahan Hindia Belanda, serta diresmikan oleh Gubernur Sipil dan Militer Aceh Jenderal H.N.A. Swart pada tanggal 31 Juli 1915. Pada waktu itu bangunannya berupa sebuah bangunan Rumah Tradisional Aceh (Rumoh Aceh). Bangunan tersebut berasal dari Paviliun Aceh yang ditempatkan di arena Pameran Kolonial (De Koloniale Tentoonsteling) di Semarang pada tanggal 13 Agustus – 15 November 1914.

Pada tahun 1969 atas prakarsa T. Hamzah Bendahara, Museum Aceh dipindahkan dari tempatnya yang lama (Blang Padang) ke tempatnya yang sekarang ini, yakni di Jalan Sultan Alaidin Mahmudsyah, pada tanah seluas 10.800 m2. Sejak 28 Mei 1979 statusnya diubah menjadi Museum Negeri Aceh. Peresmiannya baru dapat dilaksanakan setahun kemudian atau tepatnya pada tanggal 1 September 1980 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Daoed Yoesoef.

Sumber: Youtube (channel: KOONON TV ) Mengenal Lebih dekat Rumoh Aceh

KOLEKSI

AGENDA

Kepala Museum Keraton Yogyakarta

Bpk.

text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text text

LOKASI

Museum Keraton Yogyakarta

Contact

+62 81336058401

indonesiadigitalmuseum@gmail.com

Innovative Academy HUB

Bulaksumur H6, UGM YK, Blimbing Sari, Caturtungal, Sleman Yogyakarta (55284)

Sosial Media

© INDONESIA DIGITAL MUSEUM